Perjanjian Sewa Menyewa Rumah

December 4th, 2013 No comments

Pada hari ini, [...................] tanggal [........] bulan [.............] tahun [.......] kami yang bertanda tangan di bawah ini*):

1. Nama : [.....................................]
Alamat : [.....................................]
Pekerjaan : [.....................................]

Dalam hal ini bertindak untuk dan namanya sendiri yang selanjutnya akan disebut sebagai PIHAK PERTAMA.

2. Nama : [.....................................]
Alamat : [.....................................]
Pekerjaan : [.....................................]

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas namanya sendiri yang selanjutnya akan disebut juga sebagai PIHAK KEDUA.

Kedua belah pihak dengan ini menerangkan bahwa PIHAK PERTAMA menyewakan rumah kepada PIHAK KEDUA yang terletak di [...........................] dengan Sertifikat Hak Milik No. [............] dengan fasilitas-fasilitas sebagai berikut.
Listrik [............] watt dari PLN dengan nomor pelanggan [..............].
Air bersih dari PDAM dengan nomor pelanggan [..............].
Telepon tetap nirkabel dari PT [..............] dengan nomor pelanggan [..............].

Kedua belah pihak sepakat untuk mengikatkan diri dalam perjanjian ini dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut.

PASAL 1

1. Perjanjian sewa-menyewa ini berlaku [............] hari setelah ditandatanganinya perjanjian ini dan akan berakhir dengan sendirinya pada [............................].
2. Perjanjian ini dapat diperpanjang untuk jangka waktu dan syarat-syarat yang disepakati oleh kedua belah pihak.
3. PIHAK KEDUA harus menyatakan kehendaknya secara tertulis untuk perpanjangan perjanjian ini dalam jangka waktu [......] bulan sebelum masa berakhirnya perjanjian.

PASAL 2

1. Uang sewa rumah tersebut sebesar Rp [..............] per tahun yang sudah dibayar secara tunai oleh PIHAK KEDUA pada saat ditandatanganinya perjanjian ini.
2. Akta perjanjian ini berlaku sebagai kwitansi yang sah.

PASAL 3

1. PIHAK PERTAMA menyerahkan rumah tersebut kepada PIHAK KEDUA dalam keadaan kosong dari penghuni dan barang-barang milik PIHAK PERTAMA.
2. Pada saat berakhirnya perjanjian ini, PIHAK KEDUA wajib menyerahkan kembali rumah dalam keadaan kosong dan terpelihara dengan baik kepada PIHAK PERTAMA dan PIHAK PERTAMA tidak wajib menyediakan sarana penampungan barang-barang dari PIHAK KEDUA.
3. Apabila pada saat berakhirnya perjanjian ini, PIHAK KEDUA tidak dapat melaksanakan kewajibannya sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 dan PIHAK KEDUA tidak menyatakan kehendaknya untuk memperpanjang perjanjian sebagaimana dimaksud dalam PASAL 1 ayat 3 maka untuk setiap keterlambatan PIHAK KEDUA akan dikenakan denda sebesar Rp [..............] per hari, dan denda tersebut dapat ditagih seketika dan sekaligus lunas.
4. Apabila keterlambatan tersebut berlangsung hingga [..............] hari sejak berakhirnya perjanjian maka PIHAK KEDUA memberi kuasa kepada PIHAK PERTAMA untuk mengosongkan rumah dari semua penghuni dan barang-barang atas biaya PIHAK KEDUA dan bilamana perlu dengan bantuan pihak kepolisian setempat.

PASAL 4

1. PIHAK KEDUA tidak diperbolehkan mengubah fungsi serta peruntukan sebagai rumah tinggal.
2. PIHAK KEDUA atas tanggungan sendiri dapat melakukan perubahan pada rumah yang tidak akan mengubah konstruksi dan NJOP, serta tambahan tersebut harus merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan menjadi milik PIHAK PERTAMA.
3. Perubahan sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 harus mendapat izin secara tertulis dari PIHAK PERTAMA.

PASAL 5

1. PIHAK PERTAMA menjamin PIHAK KEDUA bahwa selama masa perjanjian ini berlaku, PIHAK KEDUA tidak akan mendapatkan tuntutan dan/atau gugatan dari pihak lain yang menyatakan mempunyai hak atas tanah dan rumah tersebut.
2. Apabila terjadi perubahan kepemilikan terhadap rumah tersebut, PIHAK KEDUA tetap dapat menikmati hak sewa sampai berakhirnya perjanjian ini.

PASAL 6

1. Selama masa sewa berlangsung, PIHAK KEDUA wajib memberikan uang jaminan sebesar Rp [..................] secara tunai kepada PIHAK PERTAMA.
2. Uang jaminan tersebut akan dikembalikan kepada PIHAK KEDUA secara tunai oleh PIHAK PERTAMA setelah PIHAK PERTAMA memastikan tidak ada kewajiban pembayaran yang tertunggak dari PIHAK KEDUA, tetapi tidak terbatas pada tagihan telepon, listrik, air, PBB, dan iuran warga.

PASAL 7

Selama perjanjian ini berlangsung, PIHAK KEDUA tidak diperkenankan memindahkan hak sewa rumah tersebut sebagian atau seluruhnya kepada pihak lain tanpa persetujuan tertulis dari PIHAK PERTAMA.

PASAL 8

Segala kerusakan baik kecil maupun besar dari rumah tersebut menjadi tanggungan sepenuhnya dari PIHAK KEDUA, kecuali kerusakan yang ditimbulkan force majeure akan ditanggung secara bersama oleh kedua belah pihak

PASAL 9

Segala pungutan dan/atau iuran termasuk, iuran warga, PBB, tagihan listrik, telepon, dan air menjadi tanggungan PIHAK KEDUA selama masa perjanjian berlangsung

PASAL 10

Apabila terjadi sengketa atas isi dan pelaksanaan perjanjian ini, kedua belah pihak akan menyelesaikannya secara musyawarah.Apabila penyelesaian secara musyawarah tidak berhasil, maka kedua belah pihak sepakat untuk memilih domisili hukum dan tetap di kantor Kepaniteraan Pengadilan [..............].

Demikian perjanjian ini disetujui dan dibuat serta ditandatangani oleh kedua belah pihak dengan dihadiri saksi-saksi yang dikenal oleh kedua belah pihak serta dibuat dalam rangkap dua bermaterai enam ribu rupiah yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama.

PIHAK PERTAMA                                                 PIHAK KEDUA
[.........................]                                               [.........................]

Saksi-saksi:
1. [.........................]
2. [.........................]

Categories: Uncategorized Tags:

PERJANJIAN JUAL BELI TANAH

November 11th, 2013 No comments

PERJANJIAN JUAL BELI TANAH

 

Perjanjian Jual Beli ini dibuat pada hari _____ , tanggal _____ oleh dan antara:

 

1. Nama         :

Umur          :

Pekerjaan   :

Alamat       :

Dalam hal ini bertindak untuk dan nama diri sendiri, selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.

 

2. Nama         :

Umur          :

Pekerjaan   :

Alamat       :

Dalam hal ini bertindak untuk dan nama diri sendiri, selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.

 

Para Pihak terlebih dahulu menerangkan:

 

-     Bahwa PIHAK PERTAMA merupakan pemilik yang sah dari sebidang tanah hak milik yang terletak di _____ , seluas _____ m2 (_____ meter persegi) yang diuraikan lebih lanjut dalam Gambar Situasi Nomor _____ tanggal _____).

 

-     Bahwa PIHAK PERTAMA berkehendak menjual tanah tersebut kepada PIHAK KEDUA, dan PIHAK KEDUA dengan ini berkehendak membeli dari PIHAK PERTAMA.

 

Selanjutnya Para Pihak sepakat dan mengikatkan diri dalam Perjanjian Jual Beli Tanah dengan ketentuan dan syarat-syarat berikut ini:

 

 

Pasal 1

HARGA DAN CARA PEMBAYARAN

 

1.   Harga jual beli tanah tersebut ditetapkan sebesar Rp _____ (_____ Rupiah).

 

2.   Cara pembayaran harga penjualan dan pembelian tanah tersebut adalah sebagai berikut:

a. Sebesar Rp _____  (_____ Rupiah) telah dibayarkan sebelum Perjanjian ini ditandatangani dan karenanya telah diberikan tanda penerimaan yang sah berupa kuitansi.

b. Sisanya dibayarkan pada waktu penandatangan Perjanjian ini oleh Para Pihak, dan Perjanjian ini berlaku sebagai tanda penerimaannya yang sah.

 

 

Pasal 2

JAMINAN

 

PIHAK PERTAMA menjamin PIHAK KEDUA bahwa apa yang dijual/dipindahkan haknya dalam Perjanjian ini adalah benar haknya PIHAK PERTAMA, bebas dari sitaan, tidak dipertanggungkan dengan cara apa pun juga, belum dijual kepada orang lain. Dan, tentang hal itu baik sekarang maupun di kemudian hari, PIHAK KEDUA tidak akan mendapat tuntutan apa pun dari pihak lain yang menyatakan mempunyai hak terlebih dahulu atau turut mempunyai hak atas apa yang dipindahkan haknya ini. Dan, karenanya PIHAK KEDUA dibebaskan oleh PIHAK PERTAMA dari segala tuntutan apa pun juga dari pihak lain mengenai hal-hal tersebut.

 

 

Pasal 3

MASA BERLAKU PERJANJIAN

 

Perjanjian ini tidak akan berakhir karena salah satu pihak meninggal dunia, melainkan akan tetap bersifat turun-temurun dan harus dipatuhi oleh para ahli waris atau penerima hak masing-masing.

 

 

Pasal 4

PENYERAHAN TANAH

 

PIHAK PERTAMA akan menyerahkan Tanah tersebut kepada PIHAK KEDUA selambat-lambatnya _____ hari setelah PIHAK KEDUA melunasi seluruh pembayarannya.

 

 

Pasal 5

STATUS KEPEMILIKAN

 

Tanah tersebut beserta segala keuntungan maupun kerugiannya beralih dari PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA sejak ditandatanganinya Perjanjian ini, dan dengan demikian hak kepemilikan Tanah tersebut sepenuhnya menjadi hak milik PIHAK KEDUA.

 

 

Pasal 6

BALIK NAMA

 

PIHAK PERTAMA dengan ini memberi kuasa penuh kepada PIHAK KEDUA, yang tidak dapat dicabut kembali oleh PIHAK PERTAMA, untuk dan atas nama PIHAK PERTAMA menjalankan hak dengan nama apa pun juga yang ada pada dan/atau yang dapat dijalankan oleh PIHAK PERTAMA sebagai yang menguasai Tanah tersebut.

 

 

Pasal 7

BIAYA-BIAYA

 

1.   Ongkos-ongkos dan biaya yang berhubungan dengan balik nama atas Tanah dari PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA ditanggung sepenuhnya oleh PIHAK KEDUA

.

2.   PIHAK PERTAMA bersedia membayar segala macam pajak, iuran, dan pungutan yang berhubungan dengan tanah sebelum Tanah tersebut diserahkan kepada PIHAK KEDUA.

 

3.   Setelah peyerahan Tanah tersebut oleh PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA, maka segala macam pajak, iuran, dan pungutan atas Tanah menjadi kewajiban dan tanggung jawab PIHAK KEDUA.

 

 

Pasal 8

PENYELESAIAN PERSELISIHAN

 

1.   Kedua belah pihak telah sepakat untuk menyelesaikan perselisihan dengan cara musyawarah untuk mufakat.

 

2.   Bilamana musyawarah tersebut ini tidak menghasilkan kata sepakat tentang cara penyelesaian perselisihan, maka kedua belah pihak sepakat untuk milih tempat tinggal yang umum dan tetap di Kantor Panitera Pengadilan Negeri _____ .

 

Demikian Perjanjian ini dibuat dengan itikad baik untuk dipatuhi dan dilaksanakan oleh kedua belah pihak, dibuat dalam rangkap 2 (dua) asli masing-masing sama bunyinya, bermeterai cukup dan mempunyai kekuatan hukum yang sama untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

 

PIHAK PERTAMA                                                         PIHAK KEDUA

 

 

_______________                                                            ______________

 

 

SAKSI-SAKSIL:

 

 

 

Categories: Uncategorized Tags:

Membuat Dan Mengirim Surat Penawaran Harga Yang Efektif

August 27th, 2013 No comments

Dalam menjalankan bisnis, tentunya ada berbagai macam surat yang harus dibuat. Tujuan pembuatannya juga bisa bermacam-macam. Ada yang bersifat rutin ada juga yang bersifat insidentil. Apapun jenisnya, sangat penting untuk secara hati-hati dalam penyusunannya. Tanpa kehati-hatian dan kecermatan, penawaran apapun yang anda lakukan bisa tidak mendapat respon. Meskipun anda mencantumkan harga termurah sekalipun, bukan jaminan kalau tawaran anda akan langsung menarik minat calon konsumen potensial. Anda perlu untuk mencari tahu dan belajar mengenai surat penawaran harga yang baik dan tepat untuk bisnis anda.

Detail Teknis Yang Perlu Dipelajari
Ada aneka macam buku dan informasi dari internet yang bisa anda pelajari terkait dengan surat untuk keperluan bisnis. Agar anda cepat menangkap ide dasar dan formatnya, melihat contoh-contoh surat penawaran harga bisa memberikan ilustrasi yang lebih konkrit. Beda jenis barang yang ditawarkan bisa membuat detail berbeda diletakkan dalam penawaran yang dibuat. Jika untuk soal harga, bisnis anda cukup fleksibel, maka sebaiknya tidak perlu memaksakan diri untuk membuat rinciannya. Anda cukup mencantumkan batas bawah maupun batas atas yang mampu anda layani. Anda bisa menyatakan dengan kalimat “Kami melayani pemesanan mulai Rp xxx” maupun dengan kalimat “…maksimal senilai Rp xxx”. Dengan begitu, para calon konsumen potensial tetap punya gambaran soal nilai maupun biaya produk atau jasa yang ditawarkan.

Efektifitas Tawaran
Di luar soal detail harga, tawaran yang efektif bisa dicapai jika calon konsumen yang dikirimi tawaran tepat. Jangan mentang-mentang anda ingin sesegera mungkin menerima pesanan dalam jumlah banyak, maka anda kirim surat tawaran ke semua instansi, kantor, tempat usaha, sekolah, kampus maupun tempat-tempat lainnya. Apalagi sampai nekat kirim penawaran ke luar negeri. Cara yang terlalu agresif mungkin membuat orang akan lebih mengenal usaha anda dalam waktu cepat. Namun ini tidak ada gunanya jika orang hanya sekedar tahu tapi tidak membeli maupun memesan produk anda. Bisa-bisa anda malah tekor.

Karena itu, sebelum mengirim surat penawaran harga, ada baiknya anda bikin daftar kemana saja tawaran ini akan dikirim. Jika produk anda adalah alat peraga pelajaran biologi, sekolah sudah pasti harus masuk skala prioritas. Untuk selanjutnya, bisa juga anda menawarkan ke kampus, rumah sakit maupun dokter. Tidak perlu anda mengirim tawaran ke pabrik tekstil apalagi ke jasa kontruksi bangunan. Dengan demikian, pengeluaran bisa dihemat dan peluang mendapat pesanan bisa lebih besar.

Menanti hasil dari surat tawaran mungkin butuh waktu. Tapi yakinlah, penawaran terbaik selalu bisa menarik konsumen. Apalagi jika harga yang anda tawarkan cukup bersaing. Cepat atau lambat, pasti ada pembelian maupun pesanan yang muncul dari pihak-pihak yang mendapat surat penawaran harga. Jika ingin hasil yang lebih mantap, anda bisa ikut Training Pak Sulhadi.

Categories: Uncategorized Tags:

CONTOH SURAT PENAWARAN HARGA

June 4th, 2013 No comments

PT. INTI JAYA

Jl. Pangkalan Asem NO. 102

Johar baru

Jakarta Pusat

Telp/Fax : 021 454655

———————————————————————————————————–

 

Jakarta, 4 Juni 2011

 

Hal       : Penawaran Harga Produk

Lamp   : Daftar barang dan Harga

 

 

Kepada yth,

Bapak Santoso

Purchasing Manager

PT. Gula Manis Indonesia

Jl. Boulevard Raya No. 12

Kelapa Gading

Jakarta Utara

 

Dengan hormat,

 

Bersama surat ini kami selaku distributor gula merah terbesar di Jakarta ingin menawarkan gula merah dengan kulaitas terbaik dan dengan harga yang menarik. Kami akan memberikan harga khusus jika perusahaan Bapak tertarik menjalin kerjasama dengan kami.

 

Mengenai jenis-jenis gula merah dan beberapa produk kami yang lain, silahkan dilihat pada berkas yang terlampir dalam surat penawaran ini.

Sekian surat dari kami. Kami menunggu kabar kepastian dari Anda dan semoga kita dapat saling bekerja sama. Terimakasih.

 

Hormat saya

 

Manager Produk

Indra Sakti

 

Categories: Uncategorized Tags: